NEW YORK – Monumen peringatan tragedi 9/11 dibuka untuk umum hari ini di New York, Amerika Serikat (AS). Ini merupakan pertama kalinya lokasi bekas serangan teror dibuka untuk umum, sejak 10 tahun lalu.

Keluarga dari korban 9/11 berkumpul di wilayah selatan Ground Zero atau wilayah dimana runtuhnya gedung World Trade Center (WTC), akibat serangan teroris Al Qaeda. Serangan itu dikabarkan menyebabkan sekira 3.000 warga tewas.
Walikota New York Michael Bloomberf dan Ketua Museum dan Monumen Peringatan 9/11 Joe Daniels secara resmi akan membuka monumen tersebut. Sebelumnya pada pada hari Minggu kemarin, keluarga korban serangan diundang untuk melihat monumen ini.
Nama-nama dari korban tampak tertulis di monumen, tepat di pinggiran kolam yang menandai dimana menara kembar WTC pernah berdiri. Beberapa keluar korban saat ini menilai monumen tersebut sebagai sebuah tempat penghormatan yang suci bagi mereka.
Dalam pidato peringatan tragedi 9/11, Presiden Barack Obama mengatakan, Amerika sudah berubah banyak dalam waktu 10 tahun terakhir sejak diserang pada pada 11 September 2001 lalu.
“Rakyat Amerika amat hebat saat (serangan) itu. Saya kira para korban juga merasakan hal yang sama,” ungkap Presiden Obama di Washington saat melakukan peringatan tragedi 9/11, seperti dikutip Sky, Senin (12/9/2011).
Minggu 11 September kemarin, seluruh Amerika berhenti sejenak untuk memperingati serangan 11 September. Meski pihak keamanan mengaku menerima beberapa ancaman menjelang peringatan bersejarah ini, keamanan disaat peringatan relatif aman.
Tidak ada tanda-tanda serangan akan terjadi seperti yang sudah dilaporkan sebelumnya. Pihak keamanan pun sepertinya sudah bersiaga penuh menjelang peringatan ini.

(faj)

 

Source : Okezone.com