Liputan6.com, New York: Bursa saham Amerika Serikatrebound ditutup lebih tinggi pada Senin (12/9) waktu setempat (Selasa pagi WIB), mengabaikan masalah default (gagal bayar) Yunani, kata para dealer. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 68,99 poin (0,63 persen) menjadi ditutup pada 11.061,12. S&P 500 yang lebih luas naik 8,04 poin (0,70 persen) menjadi 1.162,27, sementara indeks komposit teknologi Nasdaq menguat 27,10 poin (1,10 persen) menjadi 2.495,09.

Saham AS jatuh sekitar satu persen ketika pasar dibuka, menyusul penurunan tajam di bursa Eropa, kemudian melompat-lompat dan akhirnya membuat reli spektakuler dalam beberapa menit terakhir perdagangan, lapor AFP.

“Ini tidak seburuk seperti yang kita pikirkan ketika pada pagi hari,” kata Hugh Johnson, kepala Hugh Johnson Advisors.

Saham keuangan naik, dengan Bank of America naik 1,0 persen setelah mengatakan akan mengurangi 30.000 pekerjaan sebagai bagian dari rencana restrukturisasi luas yang akan memotong lima miliar dolar AS dari biaya tahunan pada 2014.

JPMorgan Chase naik 1,1 persen, Goldman Sachs naik 0,7 persen dan Citigroup naik 0,8 persen. Konglomerat media McGraw-Hill melonjak 4,0 persen setelah mengumumkan bahwa ia akan dipecah menjadi dua perusahaan, satu untuk fokus pada penerbitan dan satu untuk menangani bisnis analisis pasar, termasuk lembaga pemeringkat Standard & Poor.

Saham pembuat chip NetLogic melonjak 50,8 persen setelah mengumumkan pihaknya akan diakuisisi oleh produsen semikonduktor Broadcom dalam kesepakatan 3,7 miliar dolar AS. Saham Broadcom merosot 1,1 persen.

Berkshire Hathaway, perusahaan investasi miliarder Warren Buffett, naik setelah taipan delapan puluh tahun itu memilih manajer hedge fund Ted Weschler, 50, untuk bergabung dengan tim yang akan segera menggantikan Buffett di pucuk pimpinan. Saham-B Berkshire yang diperdagangkan secara luas naik 2,2 persen. (AFP/Ant/ARI)

 

 

 

Source : Liputan6.com

Credit : pandalee @pandalikethis (wordpress)